Apa Itu Penyakit Jantung Koroner?
Jantung membutuhkan suplai darah yang kaya oksigen agar dapat bekerja dengan baik. Darah tersebut dialirkan menuju otot jantung melalui pembuluh darah yang disebut arteri koroner.
Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah kondisi ketika arteri koroner mengalami penyempitan atau penyumbatan. Penyebab tersering adalah aterosklerosis, yaitu penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Plak terbentuk dari kolesterol, lemak, kalsium, dan berbagai komponen lainnya.
Seiring waktu, penumpukan plak dapat membuat ruang di dalam pembuluh darah semakin sempit sehingga aliran darah menuju otot jantung berkurang. Ketika kebutuhan oksigen jantung tidak terpenuhi, dapat muncul keluhan nyeri atau rasa tertekan di dada (angina), sesak napas, mudah lelah, atau rasa tidak nyaman yang dapat menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang, punggung, atau ulu hati.
Tidak semua orang mengalami gejala yang sama. Pada sebagian pasien, terutama pada kondisi tertentu, keluhan dapat tidak khas.
Plak pada pembuluh darah koroner dapat mengalami kerusakan atau pecah. Tubuh merespons kondisi tersebut dengan membentuk bekuan darah.
Jika bekuan darah menyumbat arteri koroner, aliran darah menuju sebagian otot jantung dapat berkurang secara drastis atau berhenti. Jika berlangsung cukup lama, otot jantung dapat mengalami kerusakan. Kondisi inilah yang dikenal sebagai serangan jantung atau infark miokard.
Pada kondisi tertentu, pembuluh darah yang menyempit atau tersumbat perlu dibuka untuk memperbaiki kembali aliran darah. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI).